kiranya ini kali kelima kita bertemu setelah hari kelulusan
kiranya ini kali kelima aku begitu senang kau datang
kiranya kali ke lima pulalah kita terdiam dalam pusaran
kiranya kali ke lima bertanya bagaimana kabar kita masing masing
kali ke lima aku melihatmu membisu terdiam mebisu menyimak sekitar
kali ke lima aku berharap akan ada pertemuan lagi setelah ini
dan kali kelima aku tersadar kita berada pada waktu dan tempat yang tidak tepat
dititik yang sama ,
pada sebuah diagram semesta kita tak berhimpit maupun beriris
tapi ijinkanlah diriku untuk bertemu denganmu lagi dan lagi
Senin, 14 Mei 2012
Minggu, 29 April 2012
Cinderella's Step Sister
Glekzzzzzzzz
centrang centrang centrang centrang
aku hanya berharap aku masih bisa mengingat sesuatu hal yang indah, paling nggak makan es cream coldstone cheesecake masih terasa enak, masih bisa tertawa sendiri di bus mendengar asongan yang menjaja kan tahu sumedang
"ayo beli tahu sumedangnya neng,hangat enak buat bekla di perjalanan, gratis lho cabe rawit dan plastik" dan diliatin sama penghuni bis lain. Tak apa asalkan aku masih bisa tertawa yang bagi orang lain tawa kering, tawa yang dipaksakan atau malah lari ketakutan dari lantai 2 kantor dikirain mbak mbak penunggu kantor.Tak apalah...
Tapi jika dalam kekosonganku, melihatmu, ahh tiiidak...
menguntitimu dalam dunia maya...
kau dalam keadaan kebingungan dalam penentuan arahmu
ketidak percayaan atas dirimu
di titik nadir kau berada
dan disini aku hanya bisa membayangkan, menyeretmu dan menamparmu
ingin ku kau tersadar
seharusnya jauh disana kau bisa menantang mata hari...
Arghhh!
Sumpah!
aku ingin memakinya
"Tak tahukah kau begitu menarik? Kau memenuhi semestaku, berdesak desakan, menggrombol dan tidak menyisakan buat yang lainya?"
Oh memaki pun percuma, aku bukan siapa siapa paling hanya kata gila yang kau ucapkan, menambah daftar panjang kata gila untuku :P
Aku adalah kaktus yang sedang dehidrasi tapi aku nggak tau apakah aku berbunga sebelum aku benar benar mati.
Bagi kesehatan jiwa tidak disarankan menontonya sendirian, bukan karena akan berteriak teriak gemes ma senyuman Ki Hoon. Deperate........
Salah satu drama korea yang terbaik menurutku, Dibandingkan adegan romantis manis legit menggigit lebih banyak dialog dialog sarcasm, Sakit... satu kata yang bisa kuungkapkan atas tokoh tokohnya. Membuat semakin bersyukur dengan keluarga yang ada saat ini, masih beruntung nggak harus mengalami kelaparan yang sangat, nggak harus setiap saat packing barang barang saat ibu kita bertengkar dengan kekasihnya, nggak harus menghadapi ibu yang entah menganggap kita apa, walaupun harus mendengarkan ocehan ibuku tak apalah... nggak seberapa jika dibandingkan dengan Eun Jo. Salah satu qoute yang bikin sakit adalah “It hurts when I don’t see him, and when I do. It hurts whether he’s here, or whether he’s not. Hurts whether he smiles at me, or smiles at someone else. Hurts whether he calls my name, or doesn’t. As long as I don’t disappear into the earth, I think I’ll continue to feel hurt, Jung-woo, but still, being here is better. Being able to see him and hate him is better than him not being here.” – Eun-jo.Glekzzzzzzzz
centrang centrang centrang centrang
aku hanya berharap aku masih bisa mengingat sesuatu hal yang indah, paling nggak makan es cream coldstone cheesecake masih terasa enak, masih bisa tertawa sendiri di bus mendengar asongan yang menjaja kan tahu sumedang
"ayo beli tahu sumedangnya neng,hangat enak buat bekla di perjalanan, gratis lho cabe rawit dan plastik" dan diliatin sama penghuni bis lain. Tak apa asalkan aku masih bisa tertawa yang bagi orang lain tawa kering, tawa yang dipaksakan atau malah lari ketakutan dari lantai 2 kantor dikirain mbak mbak penunggu kantor.Tak apalah...
Tapi jika dalam kekosonganku, melihatmu, ahh tiiidak...
menguntitimu dalam dunia maya...
kau dalam keadaan kebingungan dalam penentuan arahmu
ketidak percayaan atas dirimu
di titik nadir kau berada
dan disini aku hanya bisa membayangkan, menyeretmu dan menamparmu
ingin ku kau tersadar
seharusnya jauh disana kau bisa menantang mata hari...
Arghhh!
Sumpah!
aku ingin memakinya
"Tak tahukah kau begitu menarik? Kau memenuhi semestaku, berdesak desakan, menggrombol dan tidak menyisakan buat yang lainya?"
Oh memaki pun percuma, aku bukan siapa siapa paling hanya kata gila yang kau ucapkan, menambah daftar panjang kata gila untuku :P
Aku adalah kaktus yang sedang dehidrasi tapi aku nggak tau apakah aku berbunga sebelum aku benar benar mati.
Minggu, 18 Maret 2012
ter deduksi
Perkara dimulai dari perasaan kosong, beberapa bulan karena kerjaan yang penuh dan berjejel, jadi kehilangan passion akan sesuatu, hawanya jadi gloomy melulu, memutuskan untuk benhenti galau, slah satu penyaluran energi negatif yang paling manjur ya tentunya mulai lagi menjadi penggiat toycam, eh ada recesky deh sebuah kamera lo-fi, dan ngrakit sendiri. AKhirnya mutusin mbeli Recesky DIY TLR di FJB Online, karena terlalu bahagia, pesan hari Jumat 16 Maret 2012 trus sabtu nya udah dateng.. Hua seneng banget.. Ngerakit kamera sendiri... skalian membiasakan diri sendiri konsentrasi... . Udah sibuk baca manual perakitan...eh kok malah bagian terpenting untuk nyatuin bagian demi bagian kok nggak Ada, BAUT, HIEKS. akhirnya mencari ke seluruh pelosok serang, hya tidak ada satu tokopun yang menjual Baut Plastik. Hopeless. mau diapain si recesky itu, akhirnya malah liat fashion blogger, bosannnn, akhirnya mencari googling tempat pernikahan teman iseng iseng mengetikan nama teman tersebut di google, muncul deh blog teman ...
Sebenarnya saya cuman mau bilang, kalau misalnya dalam persahabatan ini aku terlalu sibuk dengan duniaku, sehingga nggak bisa care maafkan ya Ga. maafkan karena nggak bisa jadi teman yang baik. Mungkin nggak cuman Ega aja Chandra , Yayas, AMbar, Mbak Santi, Mbak Yanti, Nina, Patma ataupun yang lain yang mungkin aku sudah lama, maafkan . o ya yang mbaca entri ini maafkan ya, bahasana ancur banget udah lama nggak nulis, terakhir kali nulis panjang itu ya bikin Catatan atas Laporan Keuangan, dan itu pun hasil copy paste edit . heehehheehheh. bye bye, semoga kita bisa menjadi sahabat yang lebih baik
Kamis, 03 November 2011
Sudut Pandang
Disela sela acara capacity building yang diadakan oleh salah satu bidang di Kantor, ada seseorang narasumber yang memberikan salah satu gambar dari acheng watanabe yang mirip kelinci ternyata kambing.
Dia bilang segalanya bermula dari sudut pandang, dan sudut pandang itu dipengaruhi latar belakang perorangan, seperti pendidikan, sosial budaya,. Ketika gambar itu dilihat dari sudut pandang yang berbeda maka akan menghasilkan gambar yang berbeda,.
Sayang sekali diputar atau pun tidak kesana kemari..(kok kayak ayu ting ting dengan alamat palsunya) tetap menghasilkan gambar yang sama bagiku, tidak ada perubahan. mungkin karena itulah aku cenderung stag, nggak maju maju.
kau putar kemanapun gambar itu
akan menghasilkan gambar yang sama
karena sudut pandangku sempit
maka aku hanya bisa melihatmu tidak yang lain
Dia bilang segalanya bermula dari sudut pandang, dan sudut pandang itu dipengaruhi latar belakang perorangan, seperti pendidikan, sosial budaya,. Ketika gambar itu dilihat dari sudut pandang yang berbeda maka akan menghasilkan gambar yang berbeda,.
Sayang sekali diputar atau pun tidak kesana kemari..(kok kayak ayu ting ting dengan alamat palsunya) tetap menghasilkan gambar yang sama bagiku, tidak ada perubahan. mungkin karena itulah aku cenderung stag, nggak maju maju.
kau putar kemanapun gambar itu
akan menghasilkan gambar yang sama
karena sudut pandangku sempit
maka aku hanya bisa melihatmu tidak yang lain
Kamis, 24 Maret 2011
Jumat, 07 Januari 2011
Musim Gugur
Dalam sisi tiran
aku mengingatmu
dalam sisi tiran
aku mengenangmu
bolehkah meminjamkan punggungmu sejenak?
bersandar meletakan kepalaku
seharusnya kata kata ini yang harus kusampaikan kepadamu
lelaki dengan kediamanya pun memenuhi cosmosku.....
aku mengingatmu
dalam sisi tiran
aku mengenangmu
bolehkah meminjamkan punggungmu sejenak?
bersandar meletakan kepalaku
seharusnya kata kata ini yang harus kusampaikan kepadamu
lelaki dengan kediamanya pun memenuhi cosmosku.....
Lelaki dengan punggung kecil yang ingin aku sandarkan kepalanya
sebenarnya buruk sekali memulai tahun baru dengan postingan yang melankolis. Memulai awal dengan buruk. Ya... mungkin seharusnya memulai tahun baru dengan segala harapan harapan yang bagus dan resolusinya. Tapi mau gimana lagi seharusnya akau bahas masalah resolusi tahun 2011 dipostingan depan.
Terbesit dalam pikiranku bahwa aku memang cacat.
Cacat dengan segala pemikiranku dan terjebak dalam lingkar lingkar yang seharusnya tidak kucipatakan sendiri, tidak dengan dengan kebiasaan yang membuat kehancuran diri sendiri.
Tidak dengan segala segala pemikiran cuman menghabiskan emosi sesaat. Tapi........
Seaakan aku memberikan sebagian puing diriku untukmu
Begitu kau hilang dalam medan magnetku...
Sebagian diriku hilang
semakin lama semakin keropos, reyot.
Dulu... dengan waktu dengan tempo yang lambat masih sama... kau masih jauh dari jangkauanku.
Masih sama tidak berubah aku tidak bisa melakukan apa apa untukmu. Masih sama tidak termasuk dalam irisan diagram vennmu.
Lacurnya tubuhku dan alam bawah sadarku bekerja sama untuk tetap mematri dirimu dihatiku.
Entah kau membaca ini atau tidak tapi...
aku hanya ingin mengatakan
Tak bisakah kau berada dalam jangkauanku... sedikitnya dalam jarak saja.
Dengan begitu sistem faal tubuhku bekerja semstinya.
Apakah kau mendengar suara runtuhan puing diriku yang terbawa oleh angin
berharap aku dan dirimu memandang langit yang sama.
Langit yang sama
ataupun secuil waktu yang hilang dan berhenti ketika kita hanya terdiam saja
Maukah kau memberikan secuil waktumu yang hilang dan terhenti untuku lagi lagi dan lagi.
Dengan jarak ini aku sungguh tak bisa menggapaimu.....
Terbesit dalam pikiranku bahwa aku memang cacat.
Cacat dengan segala pemikiranku dan terjebak dalam lingkar lingkar yang seharusnya tidak kucipatakan sendiri, tidak dengan dengan kebiasaan yang membuat kehancuran diri sendiri.
Tidak dengan segala segala pemikiran cuman menghabiskan emosi sesaat. Tapi........
Seaakan aku memberikan sebagian puing diriku untukmu
Begitu kau hilang dalam medan magnetku...
Sebagian diriku hilang
semakin lama semakin keropos, reyot.
Dulu... dengan waktu dengan tempo yang lambat masih sama... kau masih jauh dari jangkauanku.
Masih sama tidak berubah aku tidak bisa melakukan apa apa untukmu. Masih sama tidak termasuk dalam irisan diagram vennmu.
Lacurnya tubuhku dan alam bawah sadarku bekerja sama untuk tetap mematri dirimu dihatiku.
Entah kau membaca ini atau tidak tapi...
aku hanya ingin mengatakan
Tak bisakah kau berada dalam jangkauanku... sedikitnya dalam jarak saja.
Dengan begitu sistem faal tubuhku bekerja semstinya.
Apakah kau mendengar suara runtuhan puing diriku yang terbawa oleh angin
berharap aku dan dirimu memandang langit yang sama.
Langit yang sama
ataupun secuil waktu yang hilang dan berhenti ketika kita hanya terdiam saja
Maukah kau memberikan secuil waktumu yang hilang dan terhenti untuku lagi lagi dan lagi.
Dengan jarak ini aku sungguh tak bisa menggapaimu.....
Kamis, 04 November 2010
a.k.a kam part 3
Jarak adalah pencipta bau yang sangat kuat
berbanding terbalik dengan bau rokokmu
Jangan!
Jangan memantikan pemantikmu
itu hanya akan membuatku terdistorsi 1/7 waktu
tatolah punggungku dengan baumu
tatolah ingatanku dengan pemantik.....pemantik
Saya tak tahan untuk menulis ketika mata kuliah penilaian hasil hutan. Saya terlalu sensitif dengan bau. walaupun tubuh saya sendiri tidak terlalu wangi. heheheh. Egois ya..Tapi bau rokok di tubuh seorang itu akan membuat saya sakau lebih hebat. Tanpa sadar fantasi saya mulai merayap "saya tidak akan pusing jika campuran 234 dan master jika saya membauinya dengan dekat. bau yang sangat intimidatif untuk tidak membauinya lebih dekat. Sangat intimidatif untuk meletakan kepalaku untuk bersandar. Ditambah lagi ketika dia memantikan..Tik Tik Tik, memainkanya tanpa merasa berdosa.. Memikirkan bahwa saya mulai dikuasai bawah sadar saya, Ngilu....ada yang hilang bagian saya pada masa...Benci pada diri saya sendiri yang terlalu sentimentil dengan hal ini.
Berangan angan seandainya dia mentato saya, mungkin rasanya tidak sesakit ini. Mentato terasa sakit hanya sekali..tapi tidak dengan imajinasi, dia begitu lembut menggoda dan tanpa sadar kita telah membusuk perlahan lahan
aka neptunus
hujan akan membawaku padamu
hujan akan mengikatku pada
untuk ke semesta
saya paling menyukai menulis sependek mungkin, entah terasa magis. Semagis saya terpaku bersama seorang teman terjebak dalam hujan, melihat tetesan air yang jatuh ke tanah. sembari melihat jam apakah saya akan melewatkan sholat maghrib? Apakah disekitar tempat saya berteduh ada musholla sehingga saya bisa sholat. Merasa bersalah kepada 4JJI ketika saya menikmatinya. Berharap hujan masih enggan beranjak. sebisa mungkin Sibuk dengan apa yang kita pikirkan masing masing. Sampai salah satu diantara kita memecahkan keheningan. Berusaha mengalihkan perhatian dari dinginnya hujan yang menusuk. Sampai akhirnya telepon teman saya berbunyi. Damn! apakah saya melakukan kesalahan?
Kesalahan yang gambalang adalah saya sibuk sendiri dengan coretan coretan kesetanan saya ketika saya sedang mengikuti diklat yang dibiayai uang rakyat! mantap.
a.k.a kam part 2
![]() |
" Dalam ruang gelap masa
aku menemukanmu dalam kedap
sekarang atau tidak sama sekali katamu
ada ruang kosong diriku yang terhubung pada massamu
Tak bisakah kamu mengerti?
massamu sebagian adalalah massamu
dan itu membuatku cemburu
kita satu tapi kamu ragu
dan kita lebih baik memutar
memutar ke dalam kosmos
ke ujung....
energiku memutar memenuhi kosmos
mencoba mencari lubang hitam
cahayaku memendar
memendar menuju horizon
tak kutemukan dirimu dalam semestaku
dan tak kutemukan lubang hitam untuku
semesta tersenyum membawaku
pada pecahan 1/7 dilatasi waktu
lacur lacur
kau tetap dihadapanku."
@ diklat penilaian lanjutan;pendekatan biaya lanjutan
Rabu, 03 November 2010
a.k.a kam
" Dia yang beraura gelap
dan bersayap hitam
menuju dalam
kecepatan masif
bergempita dalam semestaku"
dan bersayap hitam
menuju dalam
kecepatan masif
bergempita dalam semestaku"
Belajar membencimu tanpa harapan!
" Biarkan sang malam menghampiri sang fajar
dan konstellasi membiarkan waktu begitu cepat
dan biarkan pena menggoreskan
dan kertas berkata
Suatu kata tidak akan akan menjadi kata tanpa makna
dan sebuah harapan tidak akan menjadi kenyataan
tanpa adanya passion
tapi lebih baik harapan itu itu
tidak menjadi kata memanfaatkan
biarkanlah kenyataan berjalan tanpa harapan
BENCI KATAKU TIDAK MENJADI MAKNA BAGIMU"
Coretan diatas saya temukan tidak senagaja pada bekas catatan saya semasa kuliah tingkat dulu. Jangan tanya kenapa saya menulis ini karena saya lupa kenapa saya sampai menulis begitu emosi dan tebal.
Sekembali dari Hibernasi Panjang
Musim panas telah tiba!
Sekembali masa hibernasi saya, saya mencoba untuk kembali mulai menulis.
Sangat sulit bagi saya sekembali hibernasi. Terlalu malu dalam pengaktualisasian diri saya ini, terlalu takut saya kelihatan bahwa saya adalah seorang melankolis yang absurb. Sangat sulit bagi saya untuk melukiskan apa yang saya pikirkan pada sebuah blog ataupun tulisan saya, saya terlalu terbiasa untuk memenuhi buku catatan saya, (terkadang saya malu jika buku catatan saya dipinjam teman, mengetahui coretan coretan absurb pada catatan saya, tapi untungnya jarang sekali seorang teman meminjam catatan saya :P ) Saya sobek catatan itu kemudian tercecerlah semua keabsurban saya. Atau lewat status status yang semakin membuat teman saya tidak tahan dengan saya.
Saya mulai berekonsiliasi dengan diri saya sendiri, bahwa beberapa ide dari kepala saya tidak terlalu rapih untuk saya katakan.
Musim panas telah tiba, waktunya saya untuk memenuhinya dengan keabsurban.
Sekembali masa hibernasi saya, saya mencoba untuk kembali mulai menulis.
Sangat sulit bagi saya sekembali hibernasi. Terlalu malu dalam pengaktualisasian diri saya ini, terlalu takut saya kelihatan bahwa saya adalah seorang melankolis yang absurb. Sangat sulit bagi saya untuk melukiskan apa yang saya pikirkan pada sebuah blog ataupun tulisan saya, saya terlalu terbiasa untuk memenuhi buku catatan saya, (terkadang saya malu jika buku catatan saya dipinjam teman, mengetahui coretan coretan absurb pada catatan saya, tapi untungnya jarang sekali seorang teman meminjam catatan saya :P ) Saya sobek catatan itu kemudian tercecerlah semua keabsurban saya. Atau lewat status status yang semakin membuat teman saya tidak tahan dengan saya.
Saya mulai berekonsiliasi dengan diri saya sendiri, bahwa beberapa ide dari kepala saya tidak terlalu rapih untuk saya katakan.
Musim panas telah tiba, waktunya saya untuk memenuhinya dengan keabsurban.
Langganan:
Postingan (Atom)







