dari beberapa hunting yang kemaren, hasil fisheye ku masih over, heheh maklum masih pemula .
Kamis, 24 Maret 2011
Jumat, 07 Januari 2011
Musim Gugur
Dalam sisi tiran
aku mengingatmu
dalam sisi tiran
aku mengenangmu
bolehkah meminjamkan punggungmu sejenak?
bersandar meletakan kepalaku
seharusnya kata kata ini yang harus kusampaikan kepadamu
lelaki dengan kediamanya pun memenuhi cosmosku.....
aku mengingatmu
dalam sisi tiran
aku mengenangmu
bolehkah meminjamkan punggungmu sejenak?
bersandar meletakan kepalaku
seharusnya kata kata ini yang harus kusampaikan kepadamu
lelaki dengan kediamanya pun memenuhi cosmosku.....
Lelaki dengan punggung kecil yang ingin aku sandarkan kepalanya
sebenarnya buruk sekali memulai tahun baru dengan postingan yang melankolis. Memulai awal dengan buruk. Ya... mungkin seharusnya memulai tahun baru dengan segala harapan harapan yang bagus dan resolusinya. Tapi mau gimana lagi seharusnya akau bahas masalah resolusi tahun 2011 dipostingan depan.
Terbesit dalam pikiranku bahwa aku memang cacat.
Cacat dengan segala pemikiranku dan terjebak dalam lingkar lingkar yang seharusnya tidak kucipatakan sendiri, tidak dengan dengan kebiasaan yang membuat kehancuran diri sendiri.
Tidak dengan segala segala pemikiran cuman menghabiskan emosi sesaat. Tapi........
Seaakan aku memberikan sebagian puing diriku untukmu
Begitu kau hilang dalam medan magnetku...
Sebagian diriku hilang
semakin lama semakin keropos, reyot.
Dulu... dengan waktu dengan tempo yang lambat masih sama... kau masih jauh dari jangkauanku.
Masih sama tidak berubah aku tidak bisa melakukan apa apa untukmu. Masih sama tidak termasuk dalam irisan diagram vennmu.
Lacurnya tubuhku dan alam bawah sadarku bekerja sama untuk tetap mematri dirimu dihatiku.
Entah kau membaca ini atau tidak tapi...
aku hanya ingin mengatakan
Tak bisakah kau berada dalam jangkauanku... sedikitnya dalam jarak saja.
Dengan begitu sistem faal tubuhku bekerja semstinya.
Apakah kau mendengar suara runtuhan puing diriku yang terbawa oleh angin
berharap aku dan dirimu memandang langit yang sama.
Langit yang sama
ataupun secuil waktu yang hilang dan berhenti ketika kita hanya terdiam saja
Maukah kau memberikan secuil waktumu yang hilang dan terhenti untuku lagi lagi dan lagi.
Dengan jarak ini aku sungguh tak bisa menggapaimu.....
Terbesit dalam pikiranku bahwa aku memang cacat.
Cacat dengan segala pemikiranku dan terjebak dalam lingkar lingkar yang seharusnya tidak kucipatakan sendiri, tidak dengan dengan kebiasaan yang membuat kehancuran diri sendiri.
Tidak dengan segala segala pemikiran cuman menghabiskan emosi sesaat. Tapi........
Seaakan aku memberikan sebagian puing diriku untukmu
Begitu kau hilang dalam medan magnetku...
Sebagian diriku hilang
semakin lama semakin keropos, reyot.
Dulu... dengan waktu dengan tempo yang lambat masih sama... kau masih jauh dari jangkauanku.
Masih sama tidak berubah aku tidak bisa melakukan apa apa untukmu. Masih sama tidak termasuk dalam irisan diagram vennmu.
Lacurnya tubuhku dan alam bawah sadarku bekerja sama untuk tetap mematri dirimu dihatiku.
Entah kau membaca ini atau tidak tapi...
aku hanya ingin mengatakan
Tak bisakah kau berada dalam jangkauanku... sedikitnya dalam jarak saja.
Dengan begitu sistem faal tubuhku bekerja semstinya.
Apakah kau mendengar suara runtuhan puing diriku yang terbawa oleh angin
berharap aku dan dirimu memandang langit yang sama.
Langit yang sama
ataupun secuil waktu yang hilang dan berhenti ketika kita hanya terdiam saja
Maukah kau memberikan secuil waktumu yang hilang dan terhenti untuku lagi lagi dan lagi.
Dengan jarak ini aku sungguh tak bisa menggapaimu.....
Kamis, 04 November 2010
a.k.a kam part 3
Jarak adalah pencipta bau yang sangat kuat
berbanding terbalik dengan bau rokokmu
Jangan!
Jangan memantikan pemantikmu
itu hanya akan membuatku terdistorsi 1/7 waktu
tatolah punggungku dengan baumu
tatolah ingatanku dengan pemantik.....pemantik
Saya tak tahan untuk menulis ketika mata kuliah penilaian hasil hutan. Saya terlalu sensitif dengan bau. walaupun tubuh saya sendiri tidak terlalu wangi. heheheh. Egois ya..Tapi bau rokok di tubuh seorang itu akan membuat saya sakau lebih hebat. Tanpa sadar fantasi saya mulai merayap "saya tidak akan pusing jika campuran 234 dan master jika saya membauinya dengan dekat. bau yang sangat intimidatif untuk tidak membauinya lebih dekat. Sangat intimidatif untuk meletakan kepalaku untuk bersandar. Ditambah lagi ketika dia memantikan..Tik Tik Tik, memainkanya tanpa merasa berdosa.. Memikirkan bahwa saya mulai dikuasai bawah sadar saya, Ngilu....ada yang hilang bagian saya pada masa...Benci pada diri saya sendiri yang terlalu sentimentil dengan hal ini.
Berangan angan seandainya dia mentato saya, mungkin rasanya tidak sesakit ini. Mentato terasa sakit hanya sekali..tapi tidak dengan imajinasi, dia begitu lembut menggoda dan tanpa sadar kita telah membusuk perlahan lahan
aka neptunus
hujan akan membawaku padamu
hujan akan mengikatku pada
untuk ke semesta
saya paling menyukai menulis sependek mungkin, entah terasa magis. Semagis saya terpaku bersama seorang teman terjebak dalam hujan, melihat tetesan air yang jatuh ke tanah. sembari melihat jam apakah saya akan melewatkan sholat maghrib? Apakah disekitar tempat saya berteduh ada musholla sehingga saya bisa sholat. Merasa bersalah kepada 4JJI ketika saya menikmatinya. Berharap hujan masih enggan beranjak. sebisa mungkin Sibuk dengan apa yang kita pikirkan masing masing. Sampai salah satu diantara kita memecahkan keheningan. Berusaha mengalihkan perhatian dari dinginnya hujan yang menusuk. Sampai akhirnya telepon teman saya berbunyi. Damn! apakah saya melakukan kesalahan?
Kesalahan yang gambalang adalah saya sibuk sendiri dengan coretan coretan kesetanan saya ketika saya sedang mengikuti diklat yang dibiayai uang rakyat! mantap.
a.k.a kam part 2
![]() |
" Dalam ruang gelap masa
aku menemukanmu dalam kedap
sekarang atau tidak sama sekali katamu
ada ruang kosong diriku yang terhubung pada massamu
Tak bisakah kamu mengerti?
massamu sebagian adalalah massamu
dan itu membuatku cemburu
kita satu tapi kamu ragu
dan kita lebih baik memutar
memutar ke dalam kosmos
ke ujung....
energiku memutar memenuhi kosmos
mencoba mencari lubang hitam
cahayaku memendar
memendar menuju horizon
tak kutemukan dirimu dalam semestaku
dan tak kutemukan lubang hitam untuku
semesta tersenyum membawaku
pada pecahan 1/7 dilatasi waktu
lacur lacur
kau tetap dihadapanku."
@ diklat penilaian lanjutan;pendekatan biaya lanjutan
Rabu, 03 November 2010
a.k.a kam
" Dia yang beraura gelap
dan bersayap hitam
menuju dalam
kecepatan masif
bergempita dalam semestaku"
dan bersayap hitam
menuju dalam
kecepatan masif
bergempita dalam semestaku"
Langganan:
Postingan (Atom)






